pintu keluar's Blog

jalan keluar satu-satunya

#barukaliini PolMil nanggap wayang, sipil dimintai sumbangan.

on August 27, 2013

Hari ini ada kejadian baru lagi, tapi alih2 menyenangkan yang ada justru aneh.

Seperti biasa pada hari kerja, mr suami sedang ada di kantornya. Kebetulan kantor mr suami ini memang digawangi sendiri, maklum belum punya pegawai.
Siang itu, (deskripsi situasi yang diceritakan ini berdasarkan asumsiku semata) mr suami didatangi orang yang mengaku sebagai utusan dari detasemen polisi militer probolinggo. Waktu denger mr suami didatengin aparat seperti ini, sontak bikin aku kaget. Positif thinkingnya sih, nganterin undangan buat nyoblos di tps untuk pilgub kamis besok. Negatif thinkingnya sih ga ada, karena ga mungkin mr suami jadi teroris (err.. PolMil ngurusin teroris ga sih? :)) ).
Kamudian, tamu tersebut diterima dengan lapang dada oleh mr suami. Ngobrol punya ngobrol, ternyata tamu ini nawaitunya mau ngundang suami nonton wayangan di acara HUT POM AD ke 67. Wahh.. tumben PolMil ngajakin sipil untuk hore-hore ngerayain ultah ya? Dan niat banget nganterin undangan yang jaraknya hampir 40km dari Pos nya. Seumur-umur ga pernah tau yang seperti ini.

Tapi cerita mr suami masih ada lanjutannya..

Justru inilah inti dari kedatangan tamu tersebut, yaitu meminta sumbangan untuk acara ultah tersebut.
Sebentar aku cerna cerita mr suami. Masa aparat, PolMil minta sumbangan ke sipil? Sejak kapan ya? Ato aku aja yang kurang jadi hipster sehingga hal kayak gini jd aneh?
Lalu aku mikir lagi… jangan-jangan ini penipuan?!! Setelah modus mama minta pulsa dan selamat anda telah memenangkan hadiah mobil sudah terlalu basi, muncul modus seperti ini??
Tanpa pikir panjang, langsung aja aku hubungi teman yang bisa mengonfirmasi hal seperti ini, karena hubungan sama aparatnya luas.
Ternyata acara HUT itu beneran ada, dan nanggap wayang itu juga beneran ada. Tapi.. tapi.. kenapa minta sumbangan warga sipil?

Kenapa aku mempertanyakan? Karena, aku ga pernah tau apa kontribusi PolMil ini secara langsung ke lingkungan masyarakat, tapi ujug2 datang minta sumbangan buat ngerayain ultah. Ya masa aku kasih? :p

Kata mr suami sih, minta sumbangannya ga eksplisit. Tp disuruh beli undangan acara senilai 100rb. Agak maksa ato engga, mr suami ga cerita.. tapi tetep aja aneh buatku.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: